160Haiku 俳句
古池や蛙飛び込む水の音
ふるいけやかわずとびこむみずのおとFuruike ya kawazu tobikomu mizu no oto
“Kolam tua — seekor katak melompat, bunyi air.”
Makna
Sekejap yang mungil — kecipak seekor katak — cukup memperdengarkan seluruh hening sebuah tempat. Puisi ini mengajar mendengarkan dunia lewat peristiwa-peristiwa terkecilnya.
Asal-usul
Haiku paling termasyhur Matsuo Bashō (1686), dan barangkali milik seluruh Jepang.
Aksara
- 古池 furuikekolam tua
- や yaoh (sesura)
- 蛙 kawazukatak
- 飛び込む
- 水
- の
- 音
やPartikel”Dan”-nya perincian terbuka: antara lain. Dalam haiku ia adalah sesura — hening yang membelah bait.
Dalam praktik
Berhentilah pada satu bunyi mungil dan biarkan ia mengembalikan hening padamu.
Tema
Peribahasa serupa
- 205 蛙の面に水 Air di muka katak.
- 109 ゆく河の流れは絶えずして、しかももとの水にあらず Sungai mengalir tanpa henti, namun airnya tak pernah sama.
- 165 朝顔に釣瓶とられてもらい水 Bunga terompet pagi merebut timba sumurku — kuminta air ke tetangga.
- 211 名月や池をめぐりて夜もすがら Purnama — semalam suntuk kukelilingi kolam itu.
- 233 夏嵐机上の白紙飛び尽す Badai musim panas — semua kertas putih di meja berhamburan terbang.