201Kutipan Jepang 名言
人は城、人は石垣、人は堀
ひとはしろ、ひとはいしがき、ひとはほりHito wa shiro, hito wa ishigaki, hito wa hori
“Manusia adalah benteng, manusia adalah tembok, manusia adalah parit.”
Makna
Tak ada kubu yang menandingi kesetiaan para penjaganya. Yang sungguh melindungi sebuah rumah, tim, atau karya ialah orang-orang yang merasa terikat padanya.
Asal-usul
Puisi yang dikaitkan dengan bangsawan Takeda Shingen, yang tak pernah membangun benteng besar — atribusi menurut tradisi.
Aksara
- 人 hitomanusia
- は wapenanda topik
- 城 shirobenteng
- 、
- 人
- は
- 石垣
- 、
- 人
- は
- 堀
はPartikelMenandai topik: hal yang dibicarakan kalimat — ”adapun …”.
Dalam praktik
Tanamlah pada manusia sebelum menanam pada tembok.
Catatan redaksi
Atribusi tradisional.
Tema
Peribahasa serupa
- 232 春や昔十五万石の城下かな Musim semi — dahulu kota megah di kaki benteng, seratus lima puluh ribu koku.
- 038 情けは人のためならず Kebaikan tak pernah hilang sia-sia.
- 039 遠くの親戚より近くの他人 Lebih baik tetangga yang dekat daripada saudara yang jauh.
- 049 十人十色 Sepuluh orang, sepuluh warna.
- 062 人は見かけによらぬもの Manusia tidak seperti tampaknya.